Friday, July 16, 2010

TUTORIAL STAAD PRO V.8i & SAP 2000 V.14

 ANALISIS PORTAL 2D
STAAD PRO V.8i Vs SAP 2000 V.14

Belajar Program Bantu Teknik Sipil

     Tak dapat dipungkiri bahwa tuntutan zaman dan kompetisi yang semakin ketat dalam dunia Konstruksi mengharuskan seorang engineer untuk mampu menguasai aplikasi komputer yang dapat membantu  meringankan pekerjaannya. Dengan pesatnya kemajuan teknologi komputer dan software, saat banyak sekali aplikasi komputer yang menyediakan solusi terpadu dalam menyelesaikan problem-problem design dengan simple dan cepat. Beberapa software Teknik Sipil yang canggih bahkan sudah memadukan kemampuan analisis, design, fabrikasi dan manajemen dalam suatu proses. Dengan adanya software yang semakin canggih, tentu saja membutuhkan kemampuan yang mumpuni dari operatornya, tidak saja dari segi penguasaan operasi software tapi juga mempunyai pemahaman yang cukup tentang dinamika struktur sehingga tidak terjadi kekeliruan atau kesalahan dalam input data dan atau interpretasi hasil analisis program. 
      Dari latar belakang tersebut diatas, kalangan akademis dalam hal ini mahasiswa Teknik Sipil sebagai calon engineer sedari awal perkuliahan sudah dituntut untuk mampu mengoperasikan Aplikasi komputer guna menjadikannya seorang engineer yang kompetitif saat terjun didunia kerja.  Namun kenyataan yang ada dikampus adalah masih banyak Tenaga Pendidik yang "Kurang Bisa" dan bahkan "Tidak Mampu" mengoperasikan Program-program bantu Teknik Sipil sehingga proses transfer ilmu antar Pendidik dan Mahasiswa menjadi timpang.
      Tergerak dari kondisi ini, saya merasa terpanggil untuk bisa menyumbangkan sedikit yang saya tahu tentang Software teknik Sipil, terutama beberapa software yang sudah sangat familiar dalam dunia engineering di Indonesia. Beberapa Program itu seperti SAP2000, StaadPro, ETABS, SAFE, CSI-COL, PALXIS, TEKLA, ANSYS, ADINA, ABAQUS, AutoCAD, ArchiCAD dan lain-lain. Pada kesempatan ini, saya baru bisa menyajikan beberapa tutoral basic tentang SAP2000 dan StaadPro. Mudah-mudahan kedepan Saya bisa menyediakan lagi tutorial untuk beberapa software-software diatas.
Selamat Belajar


Bagi teman-teman yang ingin mempelajari lebih dalam tutorial Program SAP2000 dan StaadPro ini dan ingin memiliki soft copy filenya dapat mendownloadnya disini.

34 komentar:

mis said...

mas, jujur tutorialnya bagus banget, tapi kalau saya boleh request, bisa ga dalam web mas ini ada sesi download tutorialnya, jadi kami tidak perlu mengcopy isi web ini dan dipastekan ke file text editor. mohon ijin copy, trims

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Mis : maaf untuk ketidaknyamanan Tutorialnya, karna saya langsung Upload dari File word ke Blog jadi berantakan susunannya. Saya mohon maaf karena tidak menyertakan Linknya downloadnya..hehehehehe.
Thanks untuk masukannya.. :-)
Nih Link untuk Download Tutorialnya : http://nduufi.files.wordpress.com/2010/07/tutorial-sap200staad_pro.pdf

Andi said...

MAs boleh bertanya cara mendefinisikan penampang balok T gmn ya??? (untuk bahan beton) setau saya SAP v11 ke atas penampang T(Tee) udah ga ada.
Confinement bars = tulangan geser bukan mas??
Longitudinal = tulangan pokok???
1 lage saya ingin bertanya apakah fungsi dari constrain-->diaphragma??
Mohon pencerahannya mas!!

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Andi : memang betul Pada SAP2000 Versi 11 keatas sudah tidak menyertakan Model section T pada Frame Section Concrete, tapi Jika anda ingin memodelkan suatu balok sebagai Balok T, anda bisa mengakalinya dengan menggunakan Frame yang tersedia pada Frame Section Property Steel dan kemudian mengganti material Typenya menjadi 4000PSi.
Cara Kedua : Anda bisa menggunakan fasilitas Section Desaigner SAP2000, dengan melihat persayaratan Balok T sesuai SNI-Beton-2002, yaitu : lebar Efektif (be) balok harus lebih kecil atau sama dengan b + 16 tb.

Confinement bars/ tulangan transversal/sengkang = tulangan geser yang berfungsi sebagai pengekang beton sehingga meningkatkan daktilitas beton itu sendiri.
Longitudinal = tulangan pokok yang memikul gaya lentur

Constrain Diafragma : digunakan untuk menghindari balok terkena Torsi. Pada elemen Balok hanya boleh mengalami lendutan secara vertikal tidak boleh horisontal. Makanya dibuat constraint diaphragm atau constraint beam pada elemen supaya balok dan plat jadi satu kesatuan sehingga tidak terjadi torsi pada balok

Demikian sedikit penjelasan dari Saya, Mudah2an bisa sedikit membantu. Mohon maaf dan koreksi jika ada bagian yang tidak sepakat karena sayapun dalam taraf belajar...hehehehe :-)

Andi said...

Oh ya mas satu lagi saya liat di tutorial memutar frame pada gambar struktur 3Dnya itu dimasukkan tangga ya???
Kalo boleh tau gmn ya cara buatnya(langkah2nya, dari cara menggambar sampai tahap desainnya???
Karena dari yg biasa saya pelajari ato lakukan selama ini struktur tangganya sata buat terpisah/dirancang sendiri tanpa digabung seperti yg mas lakukan. .
Kalo boleh mohon dijelaskan. .

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Andi : Untuk Pemodelan Struktur 3D disertakan tangga atau tidak tergantung kepada perencana itu sendiri. Anda bisa saja memodelkan sebuah struktur tanpa tangga dengan berasumsi bahwa tangga adalah suatu komponen bangunan yang tidak memberi pengaruh signifikan terhadap struktur bangunan itu sendiri.
Tapi jika Anda ingin mengetahui model kelakuan struktur secara keseluruhan, apalagi tangga yang Anda desain mempunyai struktur yang agak rumit (seperti tangga putar melayang) dan Anda ingin mengetahui kelakuan tangga itu sendiri ketika berinteraksi dengan keseluruhan struktur bangunan, Anda bisa menyertakannya dalam Pemodelan 3D struktur.
Untuk cara membuat Tangga 3D, kita bisa memanfaatkan koordinat Silindris SAP2000. Dalam Memodelkan Tangga terutama tangga Putar Melayang, ada baiknya anda memanfaatkan fasilitas Generate Data yang tersedia dengan cara memasukan data melalui file input data berupa teks (*.s2k). Selanjutnya anda dapat mengimport data yang telah anda tulis dalam file teks *s2k kedalam SAP2000 melalui File > Import ….
Setelah Melakukan inport, anda perlu mengecek apakah orientasi geometri anda telah sesuai pada tempatnya dengan mengaktifkan fasilitas 3D view.
Untuk Proses desainnya, terserah pada anda sendiri, apakah anda mau memanfaatkan fasilitas Concrete Desing dari SAP atau mendesainnya secara manual.
Dibawah ini saya menyertakan COntoh input data tangga 3D dalam bentuk Teks, tinggal anda copy dan pastekan dalam notepad kemudian rubah ekstensinya menjadi *s2K agar bisa diimport kedalam SAP2000.

Tangga Putar Melayang
SYSTEM
LENGTH=m FORCE=kgf
JOINT
;== Koordinat Nodal Tumpuan ================
1 X= 1.75 Y=0 z=0
20 X=-1.75 z=4.20
;== Koordinat Tangga Putar =================

2, 19, 1 CR=1.75 CA=9.25, 170.75 CZ=0.20, 4.00
RESTRAINT
ADD=1, 20, 19 DOF=U1, U2, U3, R1, R2, R3
MATERIAL
NAME=BETON
E=2.1E+9
FRAME SECTION
NAME=B MAT=BETON SH=R T=0.2, 1.5
FRAME
1 J=1, 2 SEC=B
GEN =1, 19, 1 IINC=1 JINC=1
LOAD
NAME=DL CSYS=0 ; Berat Sendiri + Finishing
TYPE=DISTRIBUTED SPAN
ADD=1, 20, 1 RD=0,1 UZ=-1088, -1088
NAME=LL1 ; Beban Hidup Penuh
TYPE=DISTRIBUTED SPAN
ADD=1, 20, 1 RD=0, 1 UZ=-450, -450
NAME=LL2 ; Beban Hidup Separuh
TYPE=DISTRIBUTED SPAN
ADD=1, 20, 1 RD=0, 1 UZ=-225, -225
ADD=1, 20, 1 RD=0, 1 UZ=85, 85
COMBO
NAME=Beban Penuh
LOAD=DL SF=1
LOAD=LL1 SF=1
NAME=Beban Separuh
LOAD=DL SF=1
LOAD=LL2 SF=1

Andi said...

wah mas udah saya coba input text di atas saya import tapi ga mau.
Saya gunain SAP 2000 v14.0.0

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Andi : Kemungkinan Eror atau Program gk bisa baca karena anda melakukan Copy Paste langsung tanpa melihat Baris Perintah. Baris Perintah tersebut adalah Baris Perintah yang sederhana SAP2000 sehingga anda harus membukanya pakai Translator pada SAP2000 V.14. Andapun menyesuaikannya lagi jika copy paste dari Postingan ini.
Hmmm....dari pada semakin panjang, nih saya Uploadkan baris perintahnya dalam bentuk file *.s2k : http://nduufi.files.wordpress.com/2010/10/tangga.jpg
(Karena Wordpress gak bisa Upload File *s2k, jadi saya ubah Ekstensinya menjadi JPG. Anda harus mengubah Ekstensinya kembali kedalam bentuk *.s2k agar bisa digunakan)

Nih langkah importnya setelah anda download File tersebut :Dari menu Utama SAP2000 V.14 Klik File > Import > SAP2000 V.6 or V7. Setelah perintah itu,akan terbuka translator, tinggal Anda mengimport file *.s2k yang saya berikan. setelah itu simpan dalam bentuk File SBD agar bisa dibaca SAP2000 V.14...
Thats All...Ok..???? hehehehehe
Slamat mencoba... :-)

Jeffry Fendy said...

Wah gak nyangka ada web indo yang nyediaain tutorial SAP + STAADpro gini, nice!!

Mas Ndu: kira2 dari kedua program ini, anda lebih prefer yang mana? kalo saya lihat SAP lebih simpel dan gak ribet drpd STAAD, tapi rata2 orang luar lebih prefer STAAD, kenapa yah? apa ada fitur tertentu di STAAD yang lebih bagus daripada SAP?

Mas Andi: sekedar masukan, setahu saya untuk balok T bisa juga anda modifikasi kekakuannya menjadi 2x dari kekakuan balok biasa, atau anda bisa modelkan dengan software ETABS yang memang spesialis untuk gedung dan bangunan rumah, interfacenya mirip2 dengan SAP.

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Jeff : hehehehee......Kita Start dari Masalah Nama panggilan Dulu ya... :-) Nama Panggilanku Ben, Ndu Ufi itu MargaKu. Kalau Orang NTT khususnya Rote, marga itu Sakral...hehehehe...
Kembali ke Program; Software Analisis dan Design Struktur yg pertama ku gunakan adalah SAP2000, kemudian STAAD, ETAB, TEKLA dll. dari semua Software itu punya kelebihan dan Kekurangan Masing2, baik dari segi UI maupun keakuratan analisisnya.

Dari segi UI, SAP2000 simple namun pengaturan laporan Outputnya agak ribet, termasuk termasuk Pemodelan Struktur 3D yang "aneh2" susah dikerjakan dengan SAP2000. Kalau STAADPro, terlalu banyak Menu dan terkesan Ribet namun Pemodelan 3D untuk Struktur yang Rumit dapat dengan Mudah dilakukan, kita dapat melakukan input berbasis koordinat teks, grafik maupun tabel. Pengaturan Pelaporan Hasil analisis dan design STAADPro juga sangat mudah dan cepat, Kita dapat mengatur Grafik dan tabel sesuai kemauan kita.

Dari segi Hasil Analisis dan Design : sepengalaman saya (Pernah membandingkan hasil Analisis Kedua software ini dengan Parameter yg sama untuk struktur Gedung 3 Lantai) hasil Analisis SAP2000 dan STAADPro hampir sama.... Cuma berbeda 0,0XXX... jadi tidak terlalu berpengaruh terhadap design.
Namun dari bacaan maupun kata2 orang2 yang sudah lebih Pakar, lebih menyarankan SAP2000 untuk Analisis struktur bertingkat banyak (Gempanya Perlu ditinjau secara Khusus).
Kayaknya Tugas Kita Untuk Membuktikan Pernyataan itu yah...hehehehe :-)

Jeffry Fendy said...

Ups sori mas Ben, wah tambahan ilmu buat saya ttg adat orang NTT hehehe thx.

Hmm begitu yah, dari beberapa forum yang saya ikuti, mmg bilang bahwa untuk analisis gempa SAP2000/ETABS adalah yang terbaik untuk analisisnya. Saya juga baru tahu ternyata ada alasan tertentu kenapa orang-orang luar lebih suka menggunakan STAAD daripada SAP, hal ini ada kaitan dengan harga ternyata, katanya harga STAAD itu jauh lebih murah daripada SAP (saya juga belum cek sih harganya hehehe maklum pakenya yang non-ori :D) dan ada jaminan bantuan analisis kalo tidak salah. Dan menurut beberapa orang hasil STAAD itu ngaco gak seperti SAP.

Untuk masalah tampilan output memang sepertinya STAAD lebih bagus yah, cuma kompabilitas SAP2000 itu lebih banyak yah sepertinya? setau saya bisa export ke SAFE,ETABS,dan AUTOCAD, apakah STAADpro juga ada fasilitas seperti itu? (saya masih mengutak-atik STAAD jadi gak terlalu familiar).

Benyamin Ndu Ufi said...

Yah Mungkin masalah Harga juga ya....hehehehe.
Kalau gak salah ingat, Aku Pernah membaca di Forum, katanya Harga SAP2000 versi Terbaru Single License itu sekitar 36-40an jt, tergantung Upgrade atau bli Baru....hehehehe, Harga yang "Sangat" Lumayan buat Masyarakat Indonesia......

Kalau Masalah Kompabilitas, SAP2000 memang Jauh lebih Unggul....jauh lebih tua kali ya...hehehehe :-)
Saya biasanya kalau memodelkan Struktur 3D yg Rumit, pakai STAADPro. Analisis dan Designnya Pakai SAP2000.
STAAD Versi V.8i juga sudah semakin bagus, sudah mendukung banyak jenis File Program ANSTRUK. Setahu saya bisa dieksport ke SAP2000, TEKLA, 3D DXF, dll... dan bisa Import File dari AUtoCAD, VBA-Macro Model...

Andri said...

Wah terimakasih pak, sudah mau berbagi ilmu. Saya jadi ingat sama Pak Wiryanto Dewobroto yang juga tidak segan-segan untuk berbagi. Btw saya sudah download tutorialnya tapi kok di protect sama password, kalau boleh saya minta passwordnya..
Terimakasih

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Andri,, seingat saya filenya tidak dikasih password kok,,,,. Mungkin masalah compatibility pada Adobe reader yang Mas Andri gunakan. Soalnya saya buat file tutorialnya pakai NitoPDF Pro sehingga ada sedikit masalah jika dibuka pakai Adobe reader 7 atau 8. Solusinya Anda upgrade Adobe Readernya ke versi 9 aja..
Moga membantu..:)

putra said...

permisi mas...
saya mau tanya...
kata dosen saya, pada sap 2000 v14 ini bisa memasukkan beban pelat lantai tanpa harus merubah beban tersebut menjadi metode AMPLOP (segitiga n trapesium)...
kata dosen saya sap 2000 v14 ini bisa langsung membagi pembebanan dengan cara mengclik balok-balok yang membentuk pelat lantai kemudian otomatis program langsung membaginya menjadi beban AMPLOP..

apakan benar mas???
bagaimana caranya????
tolong bantuannya mas, krn saya dalam proses penyusunan skripsi...

firman said...

maaf mas numpang download tutornya ya, passwordnya ap ya?

Benyamin Ndu Ufi said...

Mas Firman,,File tutorialnya tidak dikasih Password kok. Mungkin Ada masalah kompatitilitas dengan Adobe reader Anda saja. Coba untuk menggunakan Adobe reader versi terbaru (Versi 9 atau 10 x) pasti bisa. Ini link download adobe readernya : Disini atau sini .... hehhehe. Moga Membantu

M. Ghozi said...

Pak punya softwarenya staad pro yg g trial tidak? Terima Kasih.

Saya butuh sekali yang Versi Select Series buat Disertasi saya.


Terima Kasih

Benyamin Ndu Ufi said...

Pak M. Ghozi, untuk versi Trial Staad Pro anda bisa menghubungi official Bentley Corp lewat email di : support@bentley .com. Nanti mereka akan memberikan link untuk download versi trialnya. namun versi trial itu hanya berlaku 15 hari dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas.

Benyamin Ndu Ufi said...

Monggo Mas Firman...:) . nggak ada passwordnya kok. Mungkin masalah compabilitas dengan adobe reader Mas Firman. Saya sudah update filenya dengan Versi pdf yang lebih rendah. Coba didownload lagi... :)

Benyamin Ndu Ufi said...

Monggo Mas,,Sudah gak ada passwordnya. Saya udah ganti dengan file attachment yang baru.,, :)

dede said...

mas benny,,gimana dengan cara analisis beban gempa dinamic di sap 2000 v 7.42 nya? mohon penjelasannya...dan langkah-langkahnya
trims

Engineer said...

Good Job....
Keep writing Bro...!!!

Leon said...

mas benny saya lagi skripsi berhubungan dengan sap mengenai pushover analisys. pertanyya dasar nih. menentukan nilai fu itu gimana sih. bener ya fu=1,5fy

hendra said...

[1] apakah sudah pernah posting tentang analisa struktur orde kedua dgn standar SNI Gempa 2010?
[2] nilai staad mana yg dipakai untuk kontrol lendutan? apakah:
-.node displacement,
-.beam displacement, atau
-.beam relative displacement?

Danang Wijayanto said...

Salam sejahtera mas Beny.. nice blog..,

Saya tertarik dengan cara mengelola output sap2000, tp setelah saya buka di menu pulldownnya kok gak ada contentnya. Terimakasih.

Anonymous said...

salam kenal,pak..
saya ada tugas buat membandingkan momen balok T dan persegi menggunakan SAP 2000, pas lihat hasilnya jadi lebih besar momen balok T, padahal menurut logika momen di balok T harusnya lebih kecil. apakah ada pengaruh karena pemasukan data input saya yang salah? untuk balok T saya buat melalui material properties baja, tapi saya ganti jadi fc.beton. mohon penjelasannya ya pak.
trima kasih

Kang Mas Nunu said...

salam hormat pak,,

mau tanya pak, untuk ABAQUS sendiri apakah bisa mengimport file dari produk CSI (ex. ETABS, SAFE, SAP2000).

saya penggemar produk CSI pak, dan pengen mmbandingkan hasil perhtungan dngan ABAQUS,, kira2, kalo sya proses dari ETABS, trus eksport k ABAQUS bagaimana? eksport dgn bntuk file apa?? jadi gak desain ulang lgi d ABAQUS nya,,

terimakasih pak,,
salam..

Anonymous said...

mas saya sdh coba tutorial diatas,namun kita mau di run analyze muncul tulisan bahwa kode ACI nya belum cocok.
mohon dibantu

salam
dedi

superjangkrik said...

Yth.Pak Ben
saya mau tanya soal FLOOR LOAD di STAAD Pro V8i. prosedur yang tepat bagaimana pak? mengingat hasil analysis selalu ada warning, pesan warning :
" **WARNING** about Floor/OneWay Loads/Weights.
Please note that depending on the shape of the floor you may
have to break up the FLOOR/ONEWAY LOAD into multiple commands.
For details please refer to Technical Reference Manual
Section 5.32.4 Note 6.
mohon penjelasannya pak
terimakasih

Anonymous said...

mas kok file tutorialnya di security sih....klo boleh minta sandi nya dunk hehehe

arken said...

Maaf terlambat gabung....
saya mau nanya mengenai sap2000...
pada saat kita menginput data di "reinforcement data" untuk mendefenisikan penampang kolom, ada perintah "number of confinement bars in 3-dir, sama 2-dir" yang ingin saya tanyakan apa maksud dari perintah tersebut.. .. setahu saya "confinement bar" adalah tulangan geser/sengkang....
mohon bantuannya,, saya lagi ngerjain TA yang judulnya berkaitan dengan mengevaluasi gedung yang telah jadi dengan pushover analysis jadi ginput datanya harus sama dengan gambar kerjanya...
ditunggu jawabannya .... Thank's

Anonymous said...

Maaf terlambat gabung....
saya mau nanya mengenai sap2000...
pada saat kita menginput data di "reinforcement data" untuk mendefenisikan penampang kolom, ada perintah "number of confinement bars in 3-dir, sama 2-dir" yang ingin saya tanyakan apa maksud dari perintah tersebut.. . setahu saya "confinement bars" adalah tulangan sengkang .. . .
mohon bantuannya,, saya lagi ngerjain TA yang judulnya berkaitan dengan mengevaluasi gedung yang telah jadi dengan pushover analysis jadi ginput datanya harus sama dengan gambar kerjanya...
ditunggu jawabannya .... Thank's

Anonymous said...

Maaf terlambat gabung....
saya mau nanya mengenai sap2000...
pada saat kita menginput data di "reinforcement data" untuk mendefenisikan penampang kolom, ada perintah "number of confinement bars in 3-dir, sama 2-dir" yang ingin saya tanyakan apa maksud dari perintah tersebut..
mohon bantuannya,, saya lagi ngerjain TA yang judulnya berkaitan dengan mengevaluasi gedung yang telah jadi dengan pushover analysis jadi ginput datanya harus sama dengan gambar kerjanya...
ditunggu jawabannya .... Thank's

Post a Comment

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys